Gadget of The Month September 2026: Aksesoris iPhone 18 dan Game Favorit

Gadget of The Month September 2026: Aksesoris iPhone 18 dan Game Favorit

Highlight

Bestindotech
  • Kipas portable iCooly A02 dibanderol sekitar Rp300 ribuan, punya fitur water mist, 5 level kecepatan, dan baterai tahan hingga 8 jam di speed rendah.
  • Tempered glass Infinity Glass dari Montra punya fitur 3D AR Privacy seharga sekitar Rp300 ribuan, tersedia untuk iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max.
  • Fitbit Air dipakai tanpa strap, dijepit di celana lewat mounting hasil 3D print, dan tetap bisa membaca data tidur secara akurat selama 24 jam penuh.
Slot tersediaPasang Iklan Brand Anda di SiniWhatsApp

Where to Buy

9 products

Bestindotech may earn a commission from these links, at no extra cost to you.

Setiap bulan selalu ada gadget atau tools baru yang akhirnya benar-benar menempel di rutinitas harian, bukan sekadar dibeli lalu teronggok di laci. Kadang yang paling berguna justru bukan barang yang paling mahal atau paling canggih di atas kertas, melainkan yang paling pas dipakai di situasi nyata sehari-hari.

Di Gadget of The Month September 2026 ini, ada beberapa aksesoris yang relevan banget buat pengguna iPhone, termasuk yang baru upgrade ke iPhone 18. Ada juga alat kesehatan yang dipakai dengan cara yang agak di luar kebiasaan, sampai satu game olahraga yang ternyata membuat ketagihan selama sebulan penuh.

Kipas Portable dengan Water Mist yang Lebih Terjangkau

Aecooly kipas portable menyemprotkan mist dingin
Aecooly kipas portable menyemprotkan mist dingin

Kipas angin portable dengan layar touchscreen dan fitur water mist sebelumnya sempat dibahas karena tergolong revolusioner untuk ukuran kipas portable. Fitur paling menonjol dari kipas itu adalah kemampuannya menyemprotkan air bersamaan dengan angin, sehingga hasilnya terasa jauh lebih sejuk dibanding kipas angin biasa. Masalahnya, harga versi unggulan ini cukup tinggi, sekitar 800-900 ribuan.

Sebagai alternatif, ada versi yang lebih terjangkau bernama iCooly A02 dengan harga sekitar Rp300 ribuan. Fitur water jet-nya tetap ada, jadi saat ditekan kipas ini bisa mengeluarkan air yang membuat embusan anginnya terasa jauh lebih dingin saat menempel di kulit. Pengalaman memakainya di acara outdoor yang mengharuskan pemakaian jas terbukti sangat menolong, meski fitur ini memang kurang cocok dipakai saat olahraga yang membuat berkeringat karena air dan keringat yang bercampur justru membuat lengket.

Kipas ini punya 5 level kecepatan dengan kecepatan angin yang diukur sekitar 6 sampai 6,5, setara dengan kipas Goojodoq yang selama ini jadi acuan banyak orang. Baterainya bisa bertahan minimal 3 jam di speed kencang, dan bisa sampai 8 jam di level 1 menurut klaim produsennya. Dengan harga tidak sampai setengah dari versi premiumnya, kipas ini jadi pilihan yang masuk akal buat yang butuh fitur serupa tanpa budget besar.

Tempered Glass dengan Privacy yang Tetap Jernih

Kemasan Montra InfinityGlass dengan fitur AR Privacy
Kemasan Montra InfinityGlass dengan fitur AR Privacy

Banyak tempered glass anti-spy yang mengorbankan kualitas warna karena permukaannya dibuat matte, sehingga warna hitam di layar OLED jadi terlihat abu-abu dan kurang pekat. Infinity Glass dari Montra mencoba menjawab masalah itu dengan kombinasi tiga fitur sekaligus, yaitu 3D, anti-reflective, dan privacy, tanpa mengorbankan kejernihan warna layar.

Sisi 3D dari tempered glass ini membuat kaca menyatu dengan bodi HP, jadi tidak terasa ada tepi kotak yang mengganjal di jari seperti kebanyakan tempered glass murah. Fitur anti-reflective-nya juga penting buat pengguna iPhone 16 ke atas yang sudah punya layar dengan lapisan antirefleksi bawaan, karena tempered glass biasa justru bisa menghilangkan efek tersebut. Soal privacy, tempered glass ini tetap terasa glossy meski dari samping layarnya langsung menghilang dari pandangan, hanya saja tampilan jadi sedikit lebih gelap sehingga brightness perlu dinaikkan.

Setelah dipakai sebulan penuh termasuk saat liputan Apple Event, tempered glass ini terbukti kuat meski jatuh beberapa kali, dan transisi di bagian kiri kanan terasa nyaman untuk jempol dan jari. Harganya sekitar Rp300 ribuan, sudah tersedia untuk iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max dengan penyesuaian khusus karena perbedaan dynamic range dan posisi sensor Face ID dibanding generasi sebelumnya.

Case iPhone yang Tetap Dipakai Berbulan-bulan

Montra Magslim Case terpasang pada iPhone
Montra Magslim Case terpasang pada iPhone

Selain tempered glass, Montra juga punya lini case yang tetap dipakai secara rutin meski sudah hampir setahun. MagSlim jadi favorit karena desainnya slim dan minimalis, proteksinya lengkap, ada kamera kontrol, dan bergaransi 1 tahun tidak menguning, klaim yang terbukti benar setelah dipakai hampir setahun pada versi matte-nya.

Ada juga versi leather yang lebih premium dengan frame kamera dan tombol dari metal yang terasa clicky saat ditekan. Case ini dilengkapi fitur TMC heat sensor yang memberi indikator saat iPhone mulai kepanasan. Case-case dari Montra ini tetap jadi andalan yang dipakai secara rotasi karena kualitas dan harganya yang dianggap sepadan.

Untuk yang upgrade ke iPhone 18, penting diingat bahwa case iPhone 18 umumnya bisa dipakai di iPhone 17, tapi case iPhone 17, terutama yang punya cover kamera, belum tentu cocok dipasang di iPhone 18 series karena ada perubahan modul kamera.

Case dengan Stand di Bawah yang Lebih Stabil

TORRAS LPro Magnetic Case dengan stand tersembunyi
TORRAS LPro Magnetic Case dengan stand tersembunyi

Case dari brand TORRAS ini menarik karena solusi standnya terasa sederhana tapi efektif. Kebanyakan case dengan fitur berdiri menempatkan standnya di lingkaran MagSafe bagian tengah, yang membuat HP goyang-goyang saat ditempel di mount mobil atau holder meja karena posisinya ada di belakang area MagSafe.

TORRAS justru menaruh standnya di bagian bawah case, jadi tinggal digeser untuk dipakai berdiri. Stand ini juga bisa diputar-putar untuk mengatur sudut dari low angle sampai lebih rendah lagi, dan tetap bisa difungsikan sebagai pegangan tambahan saat dipegang biasa. Fitur ini terbukti sangat membantu saat dipakai untuk story-story di acara Apple, cukup ditaruh berdiri tanpa perlu dipegang terus.

Saking terbantunya, sampai dibeli dua case sekaligus, meski versi transparan yang disukai sempat sold out dan akhirnya beralih ke versi warna titanium. Harganya tergolong terjangkau di kisaran Rp300 ribuan. Catatannya, versi transparan ini masih berbahan polikarbonat glossy dan belum punya kamera kontrol, jadi versi matte mungkin akan terasa lebih estetik dan minimalis kalau tersedia.

Fitbit yang Dipindahkan dari Tangan ke Celana

Perangkat pelacak kesehatan dengan aplikasi di iPhone

Sudah beberapa waktu ini smartwatch ditinggalkan dan diganti dengan jam analog untuk penggunaan sehari-hari. Tapi fungsi pelacak kesehatan tetap dibutuhkan, dan solusinya datang dari Fitbit Air yang sekarang dipakai dengan cara yang tidak biasa, yaitu dijepit di celana, bukan dipakai di pergelangan tangan.

Solusi ini muncul dari kebutuhan menghadiri acara formal yang mengharuskan pemakaian baju resmi, situasi yang kurang cocok dengan strap kain bawaan Fitbit yang memang didesain untuk olahraga. Setelah menemukan mounting hasil 3D print yang bisa menjepit Fitbit Air ke dalam celana, perangkat ini dicoba selama lima hari dan terbukti bisa membaca data secara akurat, termasuk data tidur, ketika ditempatkan di bagian pinggang samping.

Namun ada catatan penting, saat dicoba ditaruh di bagian depan pinggang sebelah kiri, datanya jadi tidak akurat dan hanya terdeteksi tidur selama 30 menit saja. Artinya posisi penempatan sangat menentukan akurasi pembacaan data dari alat ini.

Karena mounting inilah yang jadi kunci, rencananya cara ini akan ditanyakan ke beberapa teman yang berjualan jasa 3D print, atau bahkan menyiapkan 3D printer sendiri di kantor supaya mounting semacam ini bisa diproduksi dan dibagikan linknya nanti.

Di luar soal cara pakainya, Fitbit Air sendiri kini terasa makin menarik dari sisi harga, karena sudah turun dibanding sebelumnya yang sempat di angka 3 juta, dan sekarang berada di kisaran 2 juta. Dengan baterai yang bisa bertahan sampai 10 hari dan pembacaan data yang berjalan 24 jam penuh, perangkat ini bisa jadi alternatif health tracker yang dipakai langsung menempel ke kulit di dalam celana, cara pakai yang memang terdengar agak di luar kebiasaan tapi terbukti berfungsi.

Tennis Elbow 4 yang Membuat Ketagihan Selama Sebulan

Game Tennis Elbow 4 pada perangkat handheld
Game Tennis Elbow 4 pada perangkat handheld

Bagi yang suka game kompetitif dan kebetulan sedang hobi main paddle, ada satu game yang layak dicoba bernama Tennis Elbow 4. Dari segi mekanik dan experience, game ini terasa solid, meski di awal memang agak merepotkan karena grafisnya kurang dan kurva belajarnya cukup menantang.

Game ini tersedia di Steam untuk PC, dan bisa dimainkan juga lewat Steam Deck, handheld Android, sampai HP langsung menggunakan game native-nya. Yang membuat Tennis Elbow 4 menonjol adalah dukungan komunitas mod yang aktif, salah satunya lewat patch bernama XKT yang bisa langsung diunduh dan diterapkan di versi PC atau PlayStation karena sudah terintegrasi secara online.

Untuk versi Android handheld, instalasi mod harus dilakukan secara manual dengan mengunduh file dari web XKT lalu menyalinnya ke folder yang sesuai. Setelah proses itu berhasil, game ini sudah mencakup model pemain tenis terbaru seperti Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner. Pemula disarankan belajar dulu lewat mode Tennis School yang menyediakan tutorial lengkap soal timing dan feel pukulan bola, karena inti permainan tenis di game ini adalah membangun rally sampai menemukan celah untuk mencetak poin, bukan asal memukul berulang-ulang.

Setelah dimainkan lebih dari sebulan dan direkomendasikan ke beberapa teman yang ternyata juga menyukainya, game ini terasa pantas untuk direkomendasikan lebih luas. Harganya sekitar 100 ribuan, bahkan pernah didiskon meski potongannya hanya sekitar 20 ribu di harga termurah. Yang menarik, semua mod untuk game ini gratis tanpa biaya tambahan apa pun.

Menemukan Solusi yang Pas untuk Kebutuhan Nyata

Deretan gadget dan game pilihan GOTM September 2026

Dari kipas yang membuat outdoor lebih nyaman sampai game tenis yang membuat betah berlama-lama di depan layar, benang merah dari daftar Gadget of The Month kali ini adalah soal menemukan solusi yang pas untuk kebutuhan spesifik, bukan sekadar ikut tren. Harga yang terjangkau dan cara pakai yang kadang di luar kebiasaan justru membuktikan bahwa gadget yang paling berguna adalah yang benar-benar menjawab masalah nyata sehari-hari.

Comment

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat!